oleh

Kontes Batu Pandan Lumut Bekasi Diikuti 300 Peserta

TENTANGBEKASI.COM – Toko Silver Yola Gamestone yang terletak di Jalan Juanda, Bekasi Timur, menghelat kontes batu pandan, Minggu (8/07/2018).

Kontes yang diikuti oleh 300-an peserta ini, penuh berjubel disesaki pengunjung. Tercatat 37 kelas batu dilombakan. Batu Pandan Lumut adalah kelas batu yang menjadi primadona dalam kontes ini.

Zidane Akbar (41) pemilik Toko Silver Yola Gamestone mengatakan, bahwa ini adalah event kedua yang dihelatnya.

“Ini udah yang kedua bikin acara kontes batu, sebagai ajang silaturahmi dan perkumpulan para pecinta batu supaya kita bisa saling share tentang batu aja,” jelasnya kepada tentangbekasi.com saat ditemui ketika hendak menemani H.Mandra, pelawak papan atas Indonesia yang saat itu juga hadir dalam acara.

Melihat batu yang dulu menjadi primadona di masyarakat dan menjadi buah bibir di setiap perkumpulan, Zidane memandang hal tersebut sebagai fenomena sesaat saja.

“Batu tetap punya tempat kok di hati pecintanya. Jadi yang saat ini bertahan mencintai dunia batu adalah mereka yang benar-benar suka dan paham akan nilai estetik batu. Jadi gak ada itu istilah batu ditinggalkan pecintanya. Yang meninggalkan itu kan hanya yang ikut-ikutan tren saat itu aja, buktinya masih ramai kan acara hari ini,” jelas lelaki yang sudah puluhan tahun menggeluti dunia batu ini.

Abeng, salah satu anggota dari Komunitas Pandan Klasik Tambun (Pakta) menambahkan, para peserta yang mengikuti kontes batu tidak mengejar hadiah melainkan kepuasan semata.

“Peserta di sini tidak mengejar hadiah, kalau menang ada kebanggaan tersendiri. Ya mudah-mudahan event seperti ini ke depan akan intens dilaksanakan. Karena, liat antusiasme acara hari ini aja membludak begini,” jelasnya.

Dia menambahkan, di Bekasi ada 10 komunitas batu. Hal ini membuktikan bahwa batu di Bekasi masih begitu dicintai.

Di lain pihak, Kong Singgih (62) sang pemilik batu lumut seharga ratusan juta, mengungkapkan bahwa kontes batu adalah ajang yang ia tunggu.

“Seneng aja ketemu temen-temen sesama yang doyan (suka,red) batu. Ini nih, batu Pandan Lumut yang saya pake udah puluhan kali menang. Nah, kalo yang ini kemaren ditawar Rp120 juta,” jelasnya seraya menunjukkan cincin batu Pandan Lumut andalannya yang ia kenakan dalam acara kontes batu yang juga diramaikan oleh Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bekasi.

(ayu/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed