oleh

Patuhi Aturan, Warga 09 Medan Satria Sukarela Bongkar Rumah

TENTANGBEKASI.COM – Sejumlah warga RT 06 RW 09, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria secara sukarela membongkar bangunan rumahnya.

Pasalnya, sebagian bangunan sejumlah warga tersebut terletak di bantaran kali yang merupakan lahan Perusahaan Umum Jasa Tirta II (PJT).

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi pun telah mengirimkan surat imbauan kepada warga tersebut untuk membongkar bangunannya.

Untuk itu, sebelum Pemkot Bekasi benar-benar membongkar bangunan warga tersebut, akhirnya warga pun secara sadar membongkar bangunan mereka sendiri secara sukarela.

“Sebelumnya, sudah ada kesepakatan antara warga dan pak Wali Kota bahwa rumah warga yang ada di bantaran kali ini agar bisa mundur sekitar 6 meter dari bibir kali,” ujar Ketua RW 09, Kusminardi, Minggu (7/10/2018).

Kusminardi pun menceritakan, sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat berkunjung ke wilayahnya sembari mengingatkan warga yang tinggal di bantaran kali untuk membongkar rumahnya.

Namun, sejumlah warga pun memohon kepada Wali Kota agar tidak membongkar rumah mereka. Akhirnya, Wali Kota pun memberikan toleransi kepada sejumlah warga tersebut untuk bisa memundurkan bangunan rumahnya sejauh 6 meter dari bibir kali.

Selain itu menurutnya, tindakan sejumlah warganya untuk membongkar rumahnya masing-masing tersebut pun guna untuk mematuhi aturan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Terlebih, untuk turut mendukung program Wali Kota yang resmi dilantik pada 20 September 2018 lalu, warga pun memenuhi imbauan Wali Kota yang dinilai untuk kepentingan pembangunan.

“Ya akhirnya masyarakat merasa sadar karena ini untuk kepentingan umum, maka dengan sukarela mereka bersedia membongkar rumahnya sendiri,” tambahnya.

Dalam hal tersebut pun, Kusminardi mengakui, pembongkaran sebagian bangunan warga tersebut berjalan dengan lancar tanpa ada kekerasan atau gesekan yang mengakibatkan kerugian bagi semua pihak.

Warga yang dengan sukarela membongkar bangunan rumahnya sendiri pun terhitung ada 22 kepala keluarga.

(ega/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed