oleh

Cegah Hoaks, Forjas Helat Talkshow bagi Pemilih Pemula

-Pendidikan-263 views

TENTANGBEKASI.COM – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini berita bohong atau hoaks banyak disebar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, Forum Jurnalis Bekasi (Forjas) helat Talkshow Bahaya Hoaks bagi Pemilih Pemula di Auditorium SMA Negeri 1 Bekasi, kemarin.

Dalam kegiatan itu, Forjas mengundang para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Bekasi untuk mendapatkan pendidikan ancaman hoaks tersebut, dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten.

Narasumber tersebut adalah Waka Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, Komisioner Bawaslu Kota Bekasi, Muhammad Iqbal dan Wakil Dekan I Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Dr. Hizkia Yosisas Palimpung.

Ketua Forjas, Boyke Hutape menjelaskan, edukasi ini adalah komitmen insan pers untuk melawan bahaya hoaks jelang Pemilu. Akibat hoaks, generasi penerus atau lebih dikenal generasi milenial kedepan akan terkontaminasi oleh hal-hal yang cenderung provokatif.

“Kenapa harus pelajar yang sudah memiliki hak pilih? karena mereka rentan dengan informasi-informasi yang dianggap itu menarik. Apalagi hari ini perkembangan informasi sudah begitu canggih, dengan lahirnya teknologi smartphone. Forjas khawatir, mereka kurang memahami soal hoaks ini, apalagi di tahun politik ini sering banyaknya berita fitnah, sehingga rentan sekali bagi mereka,” jelas pria yang karib disapa Boy.

Boy, berharap talkshow ini bukan kegiatan seremonial dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN), tetapi juga menjadi catatan yang bisa dimplementasikan oleh para Jurnalis di Kota Bekasi. Bahwa, keakuratan berita, menjadi sumber informasi yang bisa mengedukasi masyarakat.

“Makanya, saya pesan sama teman-teman Forjas, untuk sebisa mungkin mengkoreksi, menelaah setiap informasi yang diterima. Sehingga penyajian berita pun tidak menyudutkan salah satu pihak,” tegasnya.

Ditempat sama, Waka Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana juga berpesan, agar tidak mudah menyebar informasi atau berita yang diterima, jika belum jelas kebenarannya.

“Para pemilih pemula merupakan massa yang sangat rentan terhadap berita-berita hoaks yang tersebar. Sehingga perlu mendapat pemahaman terhadap berita hoaks. Hoaks ini banyak mengakibatkan kerugian bagi banyak orang, serta berdampak kepada sifat yang suka dengan kebohongan, padahal kita adalah masyarakat yang modern dan intelektual,” bebernya.

Salah satu contoh kasus hoaks juga pernah dialami Polres Metro Bekasi Kota. Pada saat itu pernah beredar isu tentang pembuatan SIM tanpa test. Padahal, dalam peraturan kepolisian, salah satu syarat memiliki SIM adalah pengujian pemohon. Selain itu, Polres Metro Bekasi Kota juga menjadi satu-satunya wilayah percontohan dari Polda Metro Jaya, sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

(red/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed