oleh

Dishub Kembali Rekayasa Jalan Kalimalang

-Bekasi-37 views

TENTANGBEKASI.COM – Dinas Perhubungan Kota Bekasi kembali menerapkan Manajemen Rekayasa Lalu lintas (MRL) di Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Selasa (30/4/2019).

MRL itu dilakukan menyusul progres lanjutan pembangunan tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu).

Kepala Bidang (Kabid) Teknik Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan A.TD mengatakan, pengalihan jalur dari arah Jalan Hasibuan yang menuju Kalimalang yang biasanya melalui Jalan KH.Noer Ali dialihkan menuju jalan Sisi Selatan Kalimalang melalui jembatan Mal Metropolitan (MM).

“MRL yang dilakukan hari ini yaitu pengalihan arus dari jalan hasibuan menuju kalimalang yang biasanya melalui KH.Noer Ali dialihkan ke jalan sisi selatan kalimalang melalui jembatan MM, menyusul pelaksanaan progres lanjutan tol Becakayu yang menggunakan jalan KH.Noer Ali sisi selatan arah Jakarta,” kata Johan.

Pengalihan jalan ini, kata dia, akan berimplikasi pada kelancaraan kendaraan sehingga Dishub Kota Bekasi menyusun skema rekayasa lalu lintas di lapangan. Untuk itu ada beberapa point yang dijelaskan oleh Johan Budi, diantaranya :

1. Menambah fase lampu hijau di Simpang A.Yani dari Kalimalang arah dari Barat ke Timur dari semula 40 detik menjadi 50 Detik.

2. Dengan diikuti tambahan 1 lajur menjelang simpang A.Yani guna meningkatkan kapasitas jalan dari arah Barat (Jakarta) dan mengurangi antrian kendaraan sepanjang Kali Malang.

3. Mengurangi phase lampu TL yang keluar tol Barat guna menyeimbangkan arus lalin berdasarkan kepadatan lalin dari kaki kaki simpang yang ada.

4. Ruas jalan sisi MM semula 2 jalur, 2 arah masing-masing 2 Lajur
menjadi, 2 jalur 2 arah dengan 3 lajur arah dari Timur ke Barat dan 1 Lajur arah dari Timur ke Barat.

5. Antisipasi yang dilakukan di Jalan Sisi Selatan Kalimalang adalah crossing antara kendaraan dari jembatan MM yang akan belok ke Arah Barat dengan kendaraan dari arah Timur yang akan menuju A.Yani.
Pengaturan dilakukan oleh Butir Lalin.

6. Jembatan MM digunakan untuk kendaraan dari Kalimalang berputar balik ke arah Barat dan atau menuju ke A.Yani.

7. Jembatan GMM digunakan untuk putaran balik dari arah Timur ke Barat.

Dengan adanya pengalihan arus lalu lintas tol Becakayu, ia berharap agar pengguna Jalan untuk selalu tertib dalam berkendara.

“Mohon para pengendara kendaraan bermotor dapat memperhatikan petunjuk lalu lintas yang telah terpasang,” imbaunya.

(red/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed