oleh

Pemkab Bekasi Serius ‘Solek’ Gedung Juang

-Bekasi-189 views

TENTANGBEKASI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi serius untuk merevitalisasi Gedung Juang. Itu dilihat dengan adanya rapat pembahasan tindaklanjuti revitalisasi Gedung Juang antara Plt. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dengan jajarannya seperti Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi dan Tim Ahli.

Dalam rapat pembahasan itu, ada tiga program utama yang akan dimasukan ke dalam revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yaitu penataan kembali Gedung Juang Tambun, perencanaan pembangunan objek wisata air mancur, dan perencanaan pembangunan alun-alun.

Dijelaskan Eka, tiga program tersebut segera disiapkan dan akan dianggarkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020. Eka juga meminta untuk menghitung secara seksama biaya yang dibutuhkan untuk membangun tiga ikon Kabupaten Bekasi tersebut.

“Saya ingin pembangunan ini bisa berjalan serta anggaran perubahan bisa kita mulai, dan persiapan-persiapan pengubahan ini harus matang,” tegas Eka.

Khusus penataan Gedung Juang, Eka berkeinginan penataan itu bertemakan “Tarumanegara”, dan diharapkan adanya unsur-unsur budaya Kerajaan Tarumanegara. Hal ini didasari oleh sejarah Bekasi yang merupakan salah satu pusat Kerajaan Tarumanegara pada masa lalu.

Sebelumnya, Eka dalam kunjungannya ke Gedung Juang pada bulan Maret lalu, menyampaikan ingin menata kembali Gedung yang terletak di Tambun Selatan tersebut sebagai pusat kebudayaan Kabupaten Bekasi. Dengan menjadikan Gedung Juang sebagai Pusat Kebudayaan Bekasi, diharapkan nilai-nilai sejarah dan budaya Bekasi tidak akan luntur termakan zaman. Juga, dapat menjadi kunjungan wisata baik dari dalam, maupun luar daerah.

Sedangkan rencana pembangunan ikon lainnya, yakni air mancur, akan dibangun di sekitar Kalimalang. Air mancur setinggi 50 meter ini nantinya akan menjadi kebanggaan Kabupaten Bekasi sebagai air mancur tertinggi di Asia Tenggara. Sedangkan untuk Alun-alun, akan dibangun di Deltamas, Cikarang Pusat dengan luas tanah 10 Hektar. Namun, masih terkendala oleh lahan yang terpakai untuk pembangunan MRT.

(red/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed