oleh

Permadi Penuhi Panggilan PMJ Sebagai Saksi Kasus Eggi

TENTANTBEKASI.COM, JAKARTA – Politikus Gerindra, Permadi memenuhi panggilan Polda Metro Jaya (PMJ) untuk diperiksa atas dua kasus berbeda, Senin (20/5/2019). Pertama, dia jadi saksi kasus dugaan upaya makar dengan tersangka Eggi Sudjana.

Kedua, dia diperiksa sebagai saksi terlapor atas laporan yang dituduhkan padanya sendiri, dimana kasus ditangani Ditreskrimsus. Laporan itu soal kasus dugaan upaya makar dan ujaran kebencian.

Permadi mengaku baru dicecar 15 pertanyaan oleh penyidik atas laporan yang dituduhkan padanya. Rencananya, Senin pekan depan pada 27 Mei dia akan dimintai keterangan lagi.

Pada penyidik dia mengaku tak sadar ucapannya soal ‘revolusi’ di forum DPR direkam. Menurutnya, karena bicara di sana, dirinya tidak bisa dipidana.

“Itu ada UU di DPR pasal 224 yang menyatakan bahwa berbicara di ruang DPR atau pimpinan DPR itu kebal hukum. Tapi saya anggota lembaga pengkajian DPR. Jadi saya tidak mau menjelaskan apakah revolusi, itu semua tertutup tidak perlu saya jelaskan,” ucapnya di Mapolda Metro Jaya.

Sementara itu, terkait pemeriksaan kasus Eggi, dia menjelaskan tak ada di lokasi kejadian ketika Eggi menyerukan ‘People Power’. Kepada penyidik, dia mengaku tak tahu soal pernyataan caleg PAN itu.

“Eggi dituduh melakukan di jalan Kertanegara, saya tidak pernah ke Kertanegara. Jadi siapa yang melaporkan saya di Kertanegara saya ndak tahu, mungkin ingin menjebak saya,” bebernya.

Permadi sendiri mengaku sejauh ini sudah melakukan tiga pemeriksaan. Dimana selain dua pemeriksaan ini, satu pemeriksaan lagi di Bareskrim Polri sebagai saksi kasus mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayor Jenderal (Purn), Kivlan Zen.

(thi/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed