oleh

Peringati International Youth Day, PMB Helat Pelatihan HKSR

-Komunitas-164 views

TENTANGBEKASI.COM – Dalam rangka memperingati International Youth Day atau Hari Pemuda Internasional yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus, Patriot Muda Bekasi (PMB) menghelat pelatihan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) di Rumah Makan Margajaya, Jalan Rawa Tembaga, Bekasi Selatan, kemarin (28/8/2019).

Dengan masih memperingati pula Hari Kemerdekaan Indonesia ke 74 tahun, tema kegiatan pun yakni “Merdeka Dari Kebutaan HKSR” yang diikuti oleh 10 peserta pilihan dari perwakilan organisasi, mahasiswa, juga media massa.

Ketua Patriot Muda Bekasi,
R. Muh Hikmatur Ropi mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut pun memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman lebih gamblang soal HKSR yang merupakan salah satu poin Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kita juga berharap, kegiatan ini mampu mengkampenyekan gerakan nol stigma dan diskriminasi, serta merdeka dari ketidaktahuan tentang HKSR, khususnya dikalangan pemuda Bekas,” ujarnya kepada Tentangbekasi.com disela-sela kegiatan.

Pria yang akrab disapa Why ini mengatakan, tujuan lain kegiatan pelatihan tersebut juga untuk menjalin ikatan persaudaraan lintas komunitas agar saling bersinergi tanpa adanya stigma dan diskriminasi.

Selain itu, diikutsertakannya pula perwakilan dari insan pers, diharapkan media massa bisa memberikan informasi atau pemberitaa yang baik dan benar secara utuh mengenai isu-isu seputar HAM dan HKSR tanpa adanya kesalahpahaman antara media dengan organinasi dan aktivis penggiat HIV.

“Kenapa kita helat kegiatan ini ? Karna saat ini, kita melihat ternyata masih banyak remaja yang belum merdeka secara pengetahuan tentang HKSR. Bahkan, para remaja masih banyak yang buta terkait HKSR sehingga banyak kasus yang bersinggungan dengan kedua hal tersebut. Seperti contohnya, remaja ODHIV yang tidak dapat pelayanan di rumah sakit karena status HIV-nya,” bebernya.

Ada pula beberapa contoh kasus lainnya, yakni pemerkosaan, penyiksaan dari relasi kuasa, nikah paksa, aborsi dan lain sebagainya yang masih belum dikuasai oleh para remaja saat ini.

Untuk itu ia berharap, melalui kegiatan pelatihan HKSR tersebut menjadi langkah awal untuk meminimalisir fenomena kasus-kasus yang banyak menimpa remaja, baik secara sadar maupun tidak sadar.

“Semoga ini langkah awal yang baik untuk meminimalisir fenoma tersebut,” tegasnya optimis.

(ega/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed