oleh

Laba Bersih Lippo Cikarang Semester I Capai Rp 221 Miliar

-Bisnis-66 views

TENTANGBEKASI.COM –  PT Lippo Cikarang, Tbk (LPCK) hari ini mengumumkan hasil keuangan semester I tahun 2019 yang berakhir 30 Juni 2019. Perusahaan melaporkan total pendapatan sebesar Rp 686 miliar, laba kotor Rp 270 miliar, dan laba bersih Rp 221 miliar.

Pada 1H19, Pendapatan Rumah Hunian dan Apartemen sebesar Rp 424 miliar, menyumbang 61.8% dari Total Pendapatan. Sementara Pendapatan dari Industri dan Komersial tercatat sebesar Rp 82 miliar, berkontribusi 11.9% terhadap total pendapatan.

EBITDA Perseroan untuk semester I 2019 tercatat sebesar Rp 252 miliar dan mewakili penurunan 88% dari Rp 2.105 miliar pada semester I 2018

Total Aset LPCK tumbuh dari Rp 9,23 miliar menjadi Rp9,90 miliar pada akhir kuartal kedua dibandingkan akhir tahun 2018.

Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Simon Subiyanto mengatakan, hasil semester I lebih lemah karena keuntungan yang tidak berulang dari penjualan tanah pihaknya ke MSU pada 1H18. Melalui proyek yang sedang dikerjakan, Lippo Cikarang tetap optimis untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan mendapatkan permintaan yang tinggi untuk produk baru yang telah siapkan di akhir 2019.

Saat ini, LPCK telah menyerahkan secara bertahap 3 tower di Orange County (Irvine, Westwood, dan Pasadena Tower) kepada pelanggan dengan total 1.271 unit apartemen senilai Rp1,1 triliun. Ini menunjukkan komitmen LPCK untuk menyerahkan unit apartemen tepat waktu.

Ia mengatakan, pihaknya fokus pada peluang untuk pertumbuhan masa depan, sehingga menarik untuk melihat infrastruktur yang terjadi di koridor timur Jakarta. Pemerintah menunjukkan komitmennya pada koridor timur dengan beberapa proyek infrastruktur termasuk:

LRT (Light Rapid Transit) Cawang – Bekasi Timur dengan pengerjaan mencapai 58% dan estimasi penyelesaian pada akhir tahun 2019.Jakarta – Bandung High-Speed ​​Railway ditargetkan beroperasi pada 2021.Jalan Tol Cikampek Elevated II penyelesaiannya sudah mencapai 94% dan diperkirakan selesai padaakhir tahun 2019.

LPCK telah menunjukkan reputasinya sebagai pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, dengan luas sekitar 3.250 hektar di mana industri menjadi basis ekonominya. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah, dengan populasi saat ini 51.250 penduduk. Di kawasan industri Lippo Cikarang, terdapat sekitar 500.500 orang bekerja setiap hari di 1.200 pabrik manufaktur.

LPCK adalah anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). LPKR adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia yang terdiri dari total aset dan pendapatan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. LPKR didukung oleh pendapatan berulang yang solid dan didukung oleh persediaan lahan yang terdiversifikasi. Bisnis LPKR terdiri dari Residential / Township, Mal Ritel, Rumah Sakit, Perhotelan, dan Manajemen Aset. (red/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed