oleh

Fikom Mercu Buana Jatisampurna Helat Kuliah Umum Komunikasi

TENTANGBEKASI.COM – Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Mercu Buana Kampus Jatisampurna menghelat kuliah umum di Aula Kampus, Senin (4/11/2019).

Bertemakan “Perspektif Baru Komunikasi Era Milenial Media Digital Dan Industri 4.0”, pembicara pun didatangkan dari Pakar Komunikasi Universitas Indonesia dan Pengamat Komunikasi Digital yakni Dr. Ir. Firman Kurniawan Sujono, M.Si dengan moderator Dr. Afdal Makkuraga Putra, M.Si selaku dosen Fikom Universitas Mercu Buana Kranggan.

Penyelenggara kegiatan Kuliah Umum Fikom, Dra. Tri Diah Cahyowati, M.Si selaku Sekretaris Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi menjelaskan, tujuan dari dihelatnya kuliah umum tersebut ialah agar para mahasiswa-mahasiswi Fikom bisa semakin aware akan era digital yang semakin berkembang.

“Persaingan di era digital yang semakin masif dan industri 4.0 ini menuntut sumber daya manusia (SDM) untuk bisa semakin meningkatkan kualitas dirinya. Maka dari itu, kuliah umum ini dirasa sangat penting untuk diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi Fikom,” ujarnya kepada Tentangbekasi.com, Senin (4/11/2019).

Diah pun menjabarkan, pada kesempatan kuliah umum kali ini, kegiatan pun dihadiri dan diikuti langsung oleh para mahasiswa-mahasiswi Public Relations dan Broadcasting semester ganjil di Fikom Mercu Muana Jatisampurna.

Ia pun berharap, melalui kuliah umum tersebut, mahasiswa-mahasiswi Fikom Universitas Mercu Buana Jatisampurna bisa semakin memahami perkembangan teknologi yang semakin pesat dan siap menghadapi serta bersaing pada industri 4.0 ini.

Disisi lain, Pembicara Kuliah Umum dari Pakar Komunikasi Universitas Indonesia dan Pengamat Komunikasi Digital yakni Dr. Ir. Firman Kurniawan Sujono, M.Si menyampaikan melalui materi yang ia berikan kepada peserta bahwasanya dalam perkembangan Industri 4.0 sebagian pekerjaan manusia akan dikuasai oleh mesin akibat dari pesatnya perkembangan teknologi.

“Kita ini sering menyuarakan bahwa saat ini adalah perkembangan Industri 4.0, tapi mereka tidak tahu apa saja yang akan berubah di perkembangan Industri 4.0, itu semua hanya jargon yang mereka sering bicarakan tanpa mereka mengerti dan pahami bahwa Industri 4.0 adalah perkembangan mesin dan teknologi yang akan menguasai sebagian besar pekerjaan manusia,” papar Firman.

Menurut Firman, kondisi dunia saat ini sudah diwarnai oleh produksi, distribusi dan konsumsi informasi. Sementara itu,
penduduk Indonesia saat ini sudah mencapai 268 juta penduduk dengan penggunaan smartphone atau gadget sebanyak 335 juta yang digunakan oleh sebagian besar penduduk Indonesia.

“Bisa kita bayangkan penduduk Indonesia yang hanya 268 juta tapi para penggunaan gadgetnya hingga mencapai 335 juta. Berarti, setiap satu orang penduduk bisa jadi menggunakan 2-3 gadget. Coba kita bayangkan bahwa gadget sudah menjadi kebutuhan sehari-hari dan menjadi kebutuhan yang
wajib digunakan dan itulah perkembangan digital yang ada saat ini,” jelasnya.

Maka dari itu Firman menegaskan bahwa generasi muda saat ini harus mengenal dan memahami betul mengenai perkembangan Industri 4.0 sebagai salah satu perkembangan Indonesia
yang saat ini banyak disuarakan.

“Masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial sekarang sudah harus paham betul tentang Industri 4.0. Jangan hanya sebagai jargon saja tapi tidak mengetahui dan paham dengan isinya. Karna perkembangan ini berhubungan
langsung dengan makhluk hidup seperti kita yang saat ini masih bekerja di beberapa instantsi. Karna nantinya itu semua akan digantikan oleh mesin dan teknologi,” pungkas Firman. (ega/tb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed